Serpihan Catatanku

Walaupun blog ini belum besar dan terkenal tapi semoga bisa memberikan manfaat bagi yang membaca. Aamiinn. Hidup Pemuda!!!

Breaking News
Showing posts with label Band. Show all posts
Showing posts with label Band. Show all posts

Monday, 21 May 2012

The Titans




The Titans
adalah sebuah band pop alternative yang berasal dari Kota Kembang Bandung berdiri 8 Desember 2006. Nama The Titans diambil dari kisah legenda Yunani Kuno tentang para dewa berbentuk raksasa. Grup musik ini terdiri dari Rizki Abdurahman (vokal), Andika Naliputra Wirahardja (keyboard), Hendra Suhendra / Indra (bass), Sonny Krisna Yudha / Onny (gitar), Utomo Haridwinanto / Tomtom (drum), Tommi Herlambang / Imot (synth & program).



Sejarah

Pada awalnya The Titans beranggotakan Andika, Indra, Imot, Tomtom, Onny dan Bobby (vocal). Adalah Andika dan Indra yang setelah keluar dari band Peterpan kemudian mengumpulkan beberapa teman musisi Bandung untuk membentuk sebuah grup musik baru. Maka dari hasil kumpul-kumpul, pada tanggal 8 Desember 2006 terbentuklah The Titans yang merupakan kolaborasi dari beberapa band beken, seperti Imot mantan Rock n Roll Mafia, Tomtom dari T-Five, Onny yang mantan Five Minutes dan Bobby yang dulunya vokalis T Band.
Nama-nama besar yang menggawangi The Titans berhasil menarik perhatian EMI Music Indonesia untuk menyunting mereka kedalam group perusahaan rekaman international itu. Jadilah The Titans sebuah band yang bernaung dibawah label EMI Music Indonesia. Namun sesaat setelah The Titans baru mulai masuk studio rekaman, Bobby mengundurkan diri karena tak bisa melepaskan pekerjaannya sebagai karyawan sebuah bank nasional. The Titans kemudian menggelar audisi di Bandung untuk mencari vokalis pengganti. Setelah berhasil mengaudisi sekitar 60-an orang, terpilih Rizky sebagai vokalis baru. Rizky walau masih terhitung anak baru tapi sudah punya pengalaman ketika menjadi vokalis band IZE, yang merupakan finalis kompetisi Dreamband seri pertama.
Dan setelah berkutat di studio selama kurang lebih dua bulan, akhirnya pada 27 April 2007 The Titans merilis debut self-titled album "The Titans". Album yang berisi 11 lagu ini melempar lagu Rasa Ini sebagai single hit pertama disusul Bila sebagai second-single. Album bermaterikan pop-alternative yang terkontaminasi dengan musik elektronik ini ternyata cepat menyedot penggemar. Hampir semua konser mereka di penuhi Titanium (sebutan untuk penggemar The Titans). Jadwal pertunjukan padat. Ganjaran dari kerja keras mereka adalah pemberian Platinum Awards oleh EMI Music Indonesia atas keberhasilan album "The Titans"terjual 150.000 copy. Prestasi ini diraih The Titans kurang dari 3 bulan sejak rilis, sebuah hasil yang luar biasa untuk ukuran band Indonesia.


Album rekaman

Tahun Album Singles Penjualan
2007 The Titans
  • 1st Single : Rasa Ini
  • 2nd Single : Bila
  • 3rd Single : Seandainya
  • 4th Single : Bukan Aku
300.000 Keping
2008 Melayang Lagi
  • 1st Single : Jagan Sakiti
    PREMIER 21 Mei 2008
    Release 14 Juni 2008
    Format : RBT, Radio Airplay
TBA

Album Baru 2008

Pada juni 2008 sebuah situs music "cafe-music.blogspot.com" memberitakan mengenai album terbaru The Titans akan segera rilis pada Juli 2008 dengan single pertama Jangan Sakiti. Lagu ini sudah di putar di beberapa radio dan rilis pada minggu ke-3 bulan juni 2008. Pada awal juni 2008 lagu ini sudah bocor versi live nya di internet dan versi official nya bisa di dengarkan di "cafe-music.blogspot.com" untuk pertama kalinya pada pertengahan minggu ke pertama bulan juni 2008.
Untuk pengerjaan cover albumnya di lakukan di Atas gedung Hotel Twin Plaza, Slipi, Jakarta oleh Photografer Daus dengan kostum personel didominasi serba hitam dan jaket. Media cover album tersebut adalah gedung gedung di sekitar tempat pemotretan tsb.


Anggota Band


Trivia

  • Di album kedua yang baru dirilis yaitu "Melayang Lagi", The Titans mengganti logo. Tidak mengganti total karena hanya menghilangkan 'tombak' yang ada di huruf T.
  • Ricky FM menjadi co-producer album perdana The Titans. Rekaman dan audisi dilakukan di studio Ricky di bandung. Ricky yang pentolan band Five Minutes dan keybordis Ari Lasso Band adalah juga kakak dari Ony, gitaris The Titans
  • Ketika tampil di A Mild Live Soundrenalin 2007 "Sound of Changes" The Titans membuat kejutan saat memperkenalkan diri dengan membawakan lagu dari mantan band mereka sebelumnya dalam bentuk medley. Lagu-lagu yang dibawakan adalah: "Batu Karas" dari Rock N Roll Mafia, "Rahasia" dari Ize Band, "Kau" dari T-Five, "Selamat Tinggal" dari Five Minutes, dan "Ada Apa Denganmu" dari Peterpan.
  • The Titans merilis program radio bernama REMEMBER THE TITANS, sebuah program radio berdurasi 1 jam yang disiarkan seminggu sekali di 30 radio tanah air, 1 kota 1 radio.
  • TITANIUM adalah sebutan untuk penggemar setia The Titans
  • Logo,sekaligus sleeve cover album The Titans dibuat oleh Adib Hidayat dari Republic of Rock. Adib adalah juga seorang wartawan musik senior The Rolling Stone Indonesia.
  • SEbelum membentuk The Titans, Andika dan Imot sudah terlibat kerjasama ketika memproduseri artis hip-hop bernama Gunks
Read more ...

Sheila On 7

Sheilaon7


Hampir 12 tahun sudah eksistensi Sheila on 7 di dunia musik Indonesia, sejak terbentuk pada 6 Mei 1996 hingga detik ini. Sebelumnya mereka dulu hanya merupakan sekumpulan anak muda yang boleh dikatakan tidak berbeda jauh dengan anak muda lainnya yang mempunyai hobi nongkrong, bermain musik, selalu gembira dalam kondisi apapun, serta mempunyai cita-cita istimewa, yaitu ingin bisa menciptakan karya seni dan menjadi band papan atas Indonesia. Mereka adalah lima orang remaja yang ber-attitude baik, ramah, dan juga anak mama, mereka dikenal sebagai Akhdiyat Duta Modjo (Vocal), Adam Muhammad Subarkah (Bass), Anton Widiastanto (Drum), Eross Candra (Guitar), Saktia Ari Seno (Guitar).
Keikutsertaan mereka disetiap ajang musik yang diselenggarakan oleh sekolah maupun kampus telah memberikan dampak positif bagi perkembangan musikalitas Sheila on 7. Itu dapat dilihat dari prestasi yang mereka raih disetiap ajang festival musik yang mereka ikuti. Kesempatan mereka semakin terbuka setelah ada program Ajang Musikal (Ajang Musisi Lokal), yang diselenggarakan oleh G-Indie Production bekerjasama dengan Radio Geronimo. Program ini sangatlah positif, karena selain mengakomodir para musisi lokal untuk memperkenalkan karya-karyanya, mereka juga mempunyai kesempatan besar untuk maju bersaing bersama para musisi mapan yang berada di ibu kota. Keikutsertaan Sheila on 7 di ajang tersebut membuahkan hasil yang memuaskan, lagu dengan judul “Kita” menempati peringkat pertama selama beberapa bulan dan menjadi top request dikala itu. Hingga pada akhirnya jalan yang ditempuh Sheila on 7 untuk menjadi supergrup Indonesia semakin mantap. Selain itu pula dukungan restu yang besar dari Yang Maha Kuasa memudahkan perjuangan Sheila on 7 untuk menggapai cita – cita dan impian mereka.
Berbekal keyakinan dan tekad sungguh-sungguh, mereka berangkat ke Jakarta untuk mengadu nasib dan membawa serta demo rekaman karya-karya mereka berikut dengan profil band untuk ditawarkan ke beberapa label rekaman yang ada di Jakarta. Sampai pada satu ketika peluang tersebut terbuka untuk mereka berlima sehingga usaha gigih mereka pun akhirnya dapat membuahkan hasil. Sebab, tepat di awal tahun 1999 semua mimpi tersebut terwujud dengan dikontraknya Sheila on 7 hingga delapan album oleh salah satu perusahan industri rekaman besar terkemuka di Indonesia yaitu Sony Music Indonesia. Album perdana Sheila on 7 yang bertitel “Sheila on 7” pun dirilis. Album yang terjual 1,6 juta kopi tersebut sukses menuai hasil serta membawa nama Sheila on 7 harum dikalangan para musisi-musisi senior papan atas Indonesia dengan peringkat band pendatang baru dengan penjualan album fenomenal. Tentu saja hal ini mencengangkan banyak pihak, khususnya kalangan yang bergelut di industri musik Indonesia, karena dikala itu industri musik Indonesia sangat lesu dan belum pernah ada sebuah grup/kumpulan yang mampu menembus penjualan album di atas satu juta kopi.
Melihat gebrakan yang dilakukan Sheila on 7 menimbulkan banyak paradigma dari kalangan masyarakat, ada yang sifatnya menangguhkan kesuksesan grup/ kumpulan yang berasal dari Jogjakarta ini, ada juga yang hanya menganggap kesuksesan ini hanya bersifat sesaat saja. Namun, semua anggapan tersebut seolah pupus dan sirna dengan sendirinya ketika album kedua Sheila on 7 yang mengusung judul “Kisah Klasik Untuk Masa Depan”, dirilis pada tahun 2000. Hanya dalam kurun waktu beberapa minggu, lagu yang menjadi single hits di album tersebut kembali sukses menghiasi chart/ tangga lagu yang ada di radio maupun chart music television dengan peringkat atas serta bertahan selama beberapa minggu hingga menyusul single hits kedua yang juga menguasai deretan tangga-tangga lagu musik Indonesia.
Album kedua sukses mengantongi angka penjualan sebesar 1,8 juta kopi. Disela-sela padatnya jadwal manggung mereka, awal tahun 2002 Sheila on 7 kembali mempersiapkan album ketiga yang bertitel “07 Des” dan dirilis pada tahun 2003. Kali ini lagu yang ditawarkan lebih bervariatif dengan track list yang lebih padat dari album-album sebebelumnya. Seiring berkembangnya karya dan musikalitas yang mereka mainkan, tanpa menghilangkan karakter musikalitas Sheila on 7 yang kental, pada album ini semua personil Sheila on 7 juga terlibat dalam pembuatan lagu, masing-masing personil menyumbangkan karya mereka di album ini. Alhasil, dengan karya yang bervariatif Sheila on 7 kembali menuai sukses dengan penjualan album diangka 1,7 juta kopi dalam kurun waktu beberapa bulan. Ini membuktikan bahwa dalam kurun waktu kurang lebih 4 tahun Sheila on 7 telah mencetak ketiga album tersebut dengan penjualan setiap albumnya rata-rata diatas satu juta kopi. Ini merupakan sebuah prestasi cemerlang sekaligus sebagai grup/ kumpulan yang pertama kali dan satu – satunya yang telah memecahkan penjualan album di atas satu juta kopi di setiap albumnya hingga saat ini.
Sheila on 7 merupakan sebuah band fenomenal dan dikenal diseluruh pelosok Indonesia bahkan merambah negara tetangga seperti Malaysia, Brunei dan Singapura hingga detik ini. Tidak hanya sampai disitu saja, sebab dengan jiwa dan pemikiran muda mereka album Soundtrack 30 Hari Mencari Cinta kemudian disusul pula dengan album keempat Pejantan Tangguh pada tahun 2004 lalu album kumpulan lagu – lagu hits mereka di album The Very Best of Sheila on 7 pada tahun 2005, dan yang terkini adalah album kelima yang bertitel 507 telah membuktikan Sheila on 7 sebagai band yang produktif.
Dan di bulan Mei 2008 ini Sheila on 7 bakal ‘reborn’ tampil kembali di hadapan khalayak dengan merilis album keenam yang bertitel "Menentukan Arah"
Read more ...
Designed By Ruli Rukmana Sakti